TAUSYIAH TENTANG SUKSES

28 05 2010

SUKSES BAGAI PEDANG BERMATA DUA, IA DAPAT MEMBUAT ANDA MATI MULIA ATAU MATI NISTA

Jangan menganggap sukses, orang yang hidupnya bertumpu pada penampilan dan gengsi

Nilai anda sesungguhnya diukur dari kedekatan anda pada Tuhan

Jika anda ingin sukses, jadilah seperti elang, berani sendirian dan terbang lebih tinggi dari burung lainnya

Nurani tak bisa dibohongi, yang bisa dibohongi adalah nafsu

Lebih baik terlambat memulai daripada menyesal karena tak pernah memulai

Keseimbangan Hidup

” Yang telah menciptakan tujuan langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang”

Bagianmu yang sesungguhnya dari dunia ini adalah yang membuatmu bermanfaat bagi orang lain

Orang sukses mati untuk hidup, orang gagal hidup untuk mati

Kebahagiaan bukan datang dating ketika anda menerima, tapi ketika anda memberi

Anda tertipu jika anda berjuang untuk membebaskan keinginan anda, bukan untuk membebaskan nurani anda

Jika anda betul betul bebas, takutlah hanya kepada Allah

Kebebasan tanpa sikap bijak akan membuat anda meluncur ke jurang kenistaan

Ketekunan berarti berpikir besar, melangkah kecil , bukan berpikir kecil, melangkah besar.

Jika anda yakin sedang memperjuangkan kebenaran, maka anda akan tetap merasa nyaman walau dalam kesulitan

Orang yang paling gila sesungguhnya adalah orang yang paling meremehkan Tuhannya

Nyaman dalam zona perasaan adalah tipuan, nyaman yang sejati ada dalam zona keyakinan

Jika anda ingin melihat Tuhan, maka kekanglah hawa nafsu anda

Tak ada kesuksesan jika tak dapat masuk surga.Tak ada kesuksesan jika anda masuk neraka

Jika anda bersaing dengan orang lain, anda akan lelah. Jika anda bersaing dengan diri anda sendiri, anda akan bergairah

Jangan percaya dengan keberuntungan anda, percayalah dengan usaha anda

Jangan tunggu termotivasi baru berbuat. Berbuatlah! Niscaya anda termotivasi!

Betapa banyak orang yang tertipu dengan pesoana dunia, betapa sedikit orang yang sadar pesona akhirat

Orang yang populer mengharapkan perhatian manusia, orang yang sukses mengharapkan perhatian Tuhan

Hidup ini adalah pilihan-pilihan . Memilih dan gagal lebih baik dari sekedar memilih-milih tanpa melangkah

Manusia biasa berpikir materialistis, manusia luar biasa berpikir spiritualistis

Manusia biasa hidup dengan mengisi waktu, manusia luar biasa hidup dnegan memanfaatkan waktu





TAUSYIAH TENTANG ILMU

28 05 2010

Mutiara Al Hikmah

Al Khalil ibnu Ahmad mengatakan bahwa terkait dengan ilmu , manusia itu terbagi menjadi empat: Pertama orang yang tahu dan tahu bahwa dirinya tahu. Dialah orang yang alim, maka ikutilah dia. Kedua, orang yang tahu, tapi dia tidak tahu bahwa dirinya tahu. Dia itu sedang tidur, maka bangunkanlah ia. Ketiga, orang yang tidak tahu dan tahu  bahwa dirinya tidak tahu. Dia  itu orang yang jahil, maka ajarilah ia. Keempat, orang yang tidak tahu dan tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu.Inilah orang yang sesat, maka tolaklah ia. Empat hal yang telah disebut tadi merupakan empat tingkatan ilmu.





TAUSYIAH TENTANG HIDUP

28 05 2010

Enam persoalan hidup yang diungkapkan oleh Imam Al Ghazali antara lain, yang paling dekat dengan kita yaitu”mati”, yang paling jauh dari kita yaitu “masa lalu”, yang paling besar di dunia ini yaitu”nafsu”, yang paling berat di dunia ini yaitu”memegang amanah”, yang paling ringan di dunia ini yaitu”meninggalkan shalat”, dan yang paling tajam di dunia ini yaitu “lidah manusia”.

SATU LANGKAH

“hidup sukses bukan ditempuh dengan usaha satu langkah. Kita harus melakukan perjalanan panjang yang ditempuh selangkah demi selangkah. Setiap langkah dengan tersenyum. Setiap senyum adalah modal untuk langkah berikutnya”

KEPUTUSAN

“Tak ada satu orang hebatpun di dunia ini yang bisa bertindak untuk kamu. Pilihan ada pada diri kamu sendiri. Kamu bisa menjadi apapun yang kamu inginkan , asal.. buatlah keputusan untuk kamu sendiri”

KEMENANGAN

“kemenangan bukan ditentukan oleh banyaknya tepuk tangan dan karangan bunga. Tetapi sangat ditentukan oleh sikap tetap menang walaupun dalam kekalahan”

PENGEMBARAAN

“Pengembaraan tanpa tujuan sering dialami setiap orang. Keliahatannya sibuk, tetapi samapi tua tidak mencapai tujuan”

BERANI GAGAL

“salah satu cara untuk tidak membuat kegagalan di masa sekarang dan masa yang akan datang adalah  jangan membuat keputusan sama sekali. Tetapi, apalah artinya hidup jika tidak berani membuat keputusan”

TUJUAN HIDUP

“Bumi ini diciptakan bukan untuk manusia yang tak punya tujuan. Hidup tidak diciptakan untuk permainan, tetapi untuk perjuanagn. Putuskan sekarang apa yang kamu inginkan dari hidup, Kawan”

PEMIMPIN

“setiap orang adalah pemimpin dirinya sendiri. Nahkoda kapal yang memmimpin kita, jangan dimusnahkan oleh kekurangyakinan dan kekurangtahuan tentang diri sendiri. Kita mempunyai hak penuh untuk memimpin diri sendiri”

HALANGAN

“Hasrat yang kuat akan menyingkirkan dan langsung melewati halangan dengan mengucap,”maaf halangan, kau kulewati”. Kalau ada kekalahan, kita hanya perlu menambahkan semangat dan bertahan. Sudah pasti, manang!”

BERLOMBA

“Kunci hidup sukses, adalah kemampuan sikap untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Bertindaklah dengan kebaikan, tapi jangan merasa diri paling baik ”

RENCANA

“Rencana yang baik akan meluruskan jalan dan menyingkirkan segala kebetulan. Perencaaan akan menghilangkan kebiasaan hidup semrawut. Perencanaan tepat akan mengarahkanmu langsung ke sasaran ”

KEMUDAHAN

“Setiap kesulitan ada kemudahan. Setiap kesulitan ada kemudahan. Satu kesulitan diapit dengan dua kemudahan. Masalahnya, dalam manajemen, kenapa orang tidak benyak mengalami kemudahan? Jawabannya, karena kebanyakan orang tidak berani menghadapi kesulitan”

KEYAKINAN

“ Hilangkan keyakinan yang salah, yaitu keyakinan bahwa kita hanya mampu sampai disini dan tak bisa lebih jauh lagi. Dan apabila kita tidak punya keyakinan yang lebih besar, dikhawatirkan kita termasuk orang-orang yang kurang mensyukuri kemahasempurnaan Allah dalam pencipta makhluk-Nya”

BENAR

“Benar itu tidak hanya satu. Maka jangan takut dan minder dengan kebenaran orang lain. Tapi yang penting, jangan merasa kita paling benar. Sebab, kalau demikian, kita sudah mengarah pada kesalahan”