BURUNG DAN SECAWAN AIR

29 05 2010

Ada sebuah cerita. Lebih kurang begini ceritanya. Waktu itu Nabi Ibrahim dibakar hidup-hidup oleh raja namrud. Saking besarnya api pembakaran, sehingga manjadi pembakaran terbesar yang pernah ada di muka bumi ini. Nah, saat pembakaran tiu terjadi, ada seekor burung kecil yang membawa sebuah cawan berisi air. Burung itu kemudian menyiramkan air daari cawannya ke api tersebut, lalu pergi mengambil air lagi, dan menyiramkan lagi. Begitu seterusnya sehingga teman burung itu heran lalu bertanya kepada burung kecil tadi,”Hei kecil, mengapa kau mau susah-susah menyiramkan air?, api itu tidak akan padam hanya dengan air setitik air yang kau bawa”. Si burung kecil itu menjawab’”Sesungguhnya Allah tidak akan bertanya kenapa api itu tidak padam dengan airku, namun Allah pasti akan bertanya mengapa aku tidak melakukannya.”

Dari kisah itu mrngingatkan kita tentang organisasi pecinta lingkungan yang bernama “Green Peace”. Mereka rela untuk bersusah, demo soal ekologi , hingga dikejar-kejar dan ditangkapi polisi. Dari berbasah-basah mengejar kapal nuklirnya Rusia sampai dikejar-kejar keamanan pabrik. Dan itu mereka lakukan  untuk memperjuangkan prinsip mereka dan mereka sukarela mengerjakannya. Anehnya, mereka pada dasarnya adalah orang-orang kafir(non-islam) yang tidak punya sumber pegangan selain akal pikiran mereka. Namun mereka mau berpikir seperti burung kecil tadi, untuk melakukan sesuatu, walau sekecil apapun juga.

Ah andai saja mereka adalah muslim. Dan mereka berkompeten untuk membela dan berkorban demi agamanya.

Hal ini mengingatkan kita akan perjuangan mujahidin RI ini. Dahulu mereka berjuang untuk merebut kemerdekaan ini, dan mereka lagi-lagi TAK  DIBAYAR. Mereka begitu semangat untuk berjuang, karena mereka tahu, begitu mereka maju, maka mereka sudah mendapatkan kemenangan. Kemenangan dalam pertempuran, atau bisa jadi kemenangan meraih kesyahidan.

Jika orang-orang nonmuslim di Green Peace itu mampu untuk berlomba-lomba berkorban demi suatu tujuan yang tidak ada gunanya di akhirat nanti, lalu kenapa kita tidak? Kenapa kita tidak berusaha untuk aktif..? Merubah yang buruk menjadi lebih baik, meluruskan yang salah, dan aktif berjuang menolong agama Allah. Ingatlah bahwa Allah akan menolong siapa saja yang menolong agamanya. Dan itulah bayaran yang InsyaAllah aka kita terima. Sudah banyak contoh bahwa mereka yang berjuang di jalan Allah dengan ikhlas dan sepenuh hati , mereka mendapatkan kebahagiaan dan sesuatu yang tak diduga. Pesimis dalam memajukan Islam adalah kata-kata yang bodoh. Saya yakin jika burung yang menyiram api tersebut ada ribuan, bahkan jutaan, bukan mustahil, api tersebut akan padam. Dan pada akhirnya jadilah salahsatu dari burung-burung tersebut.

“Orang biasa hanya percaya pada hal yang mungkin. Orang luar biasa mampu menggambarkan dengan jelas banyak hal yang tidak mungkin, kemudian mengubahnya menjadi mungkin”

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: